Financial Planning

Malam minggu 15 Desember 2012 kemarin, saya dan seluruh jajaran Director up di d’BC Network mengikuti training online melalui webinar mengenai financial planning alias merencakan keuangan masa depan.

Mba Dini Shanti sebagai trainernya sudah menyiapkan 5 form financial planning yang harus kita isi sesuai dengan pemasukan dan pengeluaran rumah tangga tiap bulannya.

Awalnya sih saya santai-santai saja isi semua formnya. Form pertama, beres. Kemudian masuk form ke dua menghitung kekayaan bersih dan kewajiban/hutang. Hitung punya hitung, Alhamdulillah keseluruhan hutang saya (kartu kredit, dll) tidak lebih dari 35% total asset. Yeeaaayyy…

Naah masuk form ke tiga niiih, menghitung dana darurat. Hampir seluruh peserta training, termasuk saya, menjerit kaget ketika diinformasikan bahwa dana darurat untuk 1 anggota keluarga = 3 x pengeluaran bulanan.

Saya langsung berhitung: suami, saya, dan 2 anak itu artinya 4 anggota keluarga sama dengaaan…. O oooowwwww, berarti saya harus menyiapkan dana darurat untuk keluarga saya sebesar satu tahun pengeluaran bulanan, weekkkss..

Kemudian lanjut form selanjutnya menghitung tabungan investasi. Sampai sini Alhamdulillah saya masih bisa mengikuti training dengan baik walaupun pikiran mulai dipenuhi perasaan kaget, khawatir, seneng, takut, deg-degan, mules, nervous gimanaa gitu, hihihi.

Kalau dipikir-pikir nih, webinar kali ini betul-betul ‘horor’. Kita semua dipaksa untuk membuka mata dan pikiran bahwa apa yang kita raih saat ini belum tentu cukup untuk membiayai hidup kita sendiri di masa depan.

Memang sih, sudah sejak dulu saya sudah kepikiran untuk merencanakan keuangan untuk masa depan keluarga saya. Kepikiran banget gimana nanti anak-anak saya sekolah di SMP, SMA, kuliah, belom termasuk biaya kesehatan dan rawat inap, juga dana pensiun. Ehem, biarpun kerjanya di rumah, tapi saya boleh doong merencanakan masa pensiun saya.

Dan dengan webinar malam itu makin jelas langkah apa yang harus saya ambil untuk memenuhi semuuuaaa kebutuhan saya sekeluarga.

Kesimpulan saya setelah mengikuti training financial planning itu adalah pilihan kita cuma 2, yaitu memperketat pengeluaran atau menambah penghasilan.

Hmmm…. pilihan pertama kayanya agak susah yaaa. Lebih enak pilih yang kedua ah, karena di Oriflame penghasilan bulanannya kita sendiri yang nentuin mau dapet berapa.

Mau Menentukan Besarnya Bonus Bulan Depan Seperti Saya?
Isi form di bawah ini yaa…